Kali ini saya mau bercerita tentang teman saya yang mulai sejak kecil ia terbiasa dengan sarung. Sebelum umur sepuluh tahun ia sudah dimasukkan ke pesantren oleh orang tuanya dan hingga kini ia tetap hidup di lingkungan pesantren. Ia mengabdi di dua tempat yang berbeda : tempat yang pertama di sebuah pesantren yang sarung masih menjadi pakaian utama, dan tempat yang kedua di pesantren semi modern dimana celana dan sepatu sudah menjadi tuntutan untuk dimiliki.
Ia termasuk orang yang sangat rapi dan disiplin. Semua pakaian, dari yang resmi hingga yang santai, ia memilikinya. Karena ia baru mengenal dunia luar, ia juga dituntut mempunyai SIM karena akses dia memang dengan birokrasi pemerintahan. Dan cerita lucu ini terjadi saat ia membuat SIM.
Pagi-pagi dia pamit pada saya mau pergi ke polres. Pakaiannya sangat rapi sekali mirip anggota DPR. Mungkin karena mau ke kantor polisi ia berfikir harus pakai sepatu, sedangkan dia tidak punya sepatu. Akhirnya ia memakai sepatu teman yang nganggur tidak terpakai di waktu pagi; sepatu yang biasa dipakai pada sore hari di tempat kami. Saat tiba di kantor polres dia menjadi pusat perhatian banyak mata. Dia tidak sadar dengan sebab itu. Baru setelah ada seorang polisi menyapanya, ia sadar kalau sepatu yang dia pakai tidak macing dengan bajunya.
"mau main sepak bola ya, mas?" tanya polisi.
Dengan senyum yang tulus dan polos dia bercerita pada polisi,
"gak pak. Ini saya minjam ke teman. Saya gak punya sepatu" dan "bla..bla...bla..bla..." semuanya ia jelaskan, walau bagi polisi itu tidak begitu menarik untuk di dengarkan.
Ternyata temanku tu pakai sepatu bola. Sedangkan bajunya baju kantoran. Kalau saja dia pakai baju olah raga; walupun bukan baju bola, mungkin masih bisa dimaklumi untuk tidak ditertawakan. Pemilik sepatu juga sempat heran ketika temanku izin minjam sepatunya, "buat apa dia pinjam sepatu bola, apa ada yang main bola sekarang?"
Bagi yang bersangkutan mohon dikoreksi jika ada yang salah dari cerita di atas.
Atau jika tidak berkenan dengan publikasi cerita ini, silahkan komplain. Insya Alloh akan kami hapus.
Bagi sahabat santri yang mempunyai pengalaman unik dan lucu silahkan share melalui blog ini..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar